Instalasi Joomla! dengan Xampp

40 komentar
Joomla! adalah Sistem manajemen konten (SMK atau CMS) yang bebas dan terbuka (free opensource) ditulis menggunakan PHP dan basisdata MySQL untuk keperluan di internet maupun intranet. Joomla pertamakali dirilis dengan versi 1.0.0. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performansi, RSS, blogs, poling, dll. Joomla! menggunakan lisensi GPL. Asal kata Joomla sendiri berasal dari kata Swahili yang mengandung arti "kebersamaan".

Sebelum membaca lebih lanjut, mengenai Cara Instal Joomla dengan Xampp ini, pastikan XAMPP telah terinstal di komputer (baca : Cara Instal Program Xampp), jika sudah berhasil, akan ditandai dengan munculnya folder XAMPP dan hotdocs di directory yang telah anda tentukan sebelumnya. Setelah menjalankan service Apache dan MySql dengan Xammp tadi , selanjutnya kita bisa menginstal Joomla. Berikut adalah langkah-langkah dan cara menginstal Joomla:

1. Yang belum punya file joomla bisa di download dengan klik ( Joomla_1.5.21-Stable-Full_Package)
2. Buat folder di C – Program Files – XAMPP – Hotdocs. Pada contoh kali ini, buat folder dengan nama : joomla. (boleh dirubah sesuai keinginan yang penting faham)
Instal_joomla
  • Exstract isi dari file joomla yang sudah di download
3. Buka browser, lalu ketik localhost Tekan phpMyAdmin untuk membuat sebuah data base seperti pada gambar di bawah ini :
Install_joomla
4. Nama database yang di gunakan sesuai dengan keinginan, namun contoh disini saya beri nama wordpress_db (contoh nama natabase yang digunakan) tulis di ruang seperti pada gambar di bawah Kemudian tekan create.
Install_joomla
    5. Setelah dataabase jadi, langsung di close aja, kemudian buka browser lagi, dengan  ketik localhost/joomla (nama joomla, sesuai dengan nama folder yang telah kita exstract tadi). Kemudian tekan Enter. Secara otomatis akan membuka file index.php di folder joomla/instalation, kemudian klik next.
    6. Akan muncul gambar seperti di bawah ini :
    Instal_joomla
    • Pilih bahasa sesuai kemampuan, kalo merasa sulit pakai inggris ya yang lokal aja, hehe
    • Tekan tombol Next dan Next lagi, di pojok kanan atas hingga muncul gambar seperti di bawah ini
    Instal_joomla
      Isikan Data Formulir seperti di bawah ini
    • Database Type : mysql
    • Host Name : localhost
    • Username : root
    • Password : (kosongkan)
    • Database Name : wordpress_db (sesuai dengan langkah nomor 4) inget ya,...
    7. Klik next pada langkah berikutnya, sampai muncul tampilan sebagai berikut :
    Instal_joomla
    • Pada bagian ini, lakukan konfigurasi dengan mengisi kolom yang tersedia seperti nama website, email dan pasword serta klik install sample data untuk konfigurasi awal website joomla!. dan password yang mudah diingat saja, karena setiap akan login ke bagian administrator, paeword tersebut akan ditanyakan. Misalkan masukkan sandi 12345. Setelah itu klik next
    8. Setelah itu akan muncul
    Instal_joomla
    • Pada langkah ini, Anda diminta untuk menghapus folder Instalation untuk bisa mengakses situs yang telah dibuat. Buka kembali windows explorer dan hapus folder Instalation di folder joomla (sesuai nama yang kita beri, langkah nomor 5).
    • Instal_joomla
    9. Nah, sampai disini sebenarnya pembuatan joomla! dengan xampp telah selesai, Untuk mengeceknya silakan ketik localhost/joomla/administrator pada bagian addres browser anda, masih inget kan, Nama joomla (sesuai nama yang kita beri, langkah nomor 5).
    Instal_joomla
    • Isikan username dengan admin dan isikan pada password sesuai yang pada langkah nomor 7, yaitu 12345. klik Login.
    10. Selamat, web joomla! anda telah jadi. untuk langkah-langkah selanjutnya silahkan ikuti blog ini.
    "kalau ada sumur di ladang pasti ada embernya" , sekian dan semoga bermanfaat.

    continue reading

    Cara Instalasi Program Xampp 1.7.3 di Windows

    2 komentar
    Sebelum mengetahui Cara Instal Program Xampp berikut sedikit mengenai penjelasanya, XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), kepanjangan dari XAMPP yaitu Apache, PHP, MySQL dan phpMyAdmin.

    Berikut adalah cara Instalnya :
    1. Pertama download dulu sotware xammp nya klik Download Xampp for Windows
        Note : xampp-win32 Versi 1.7.3 khusus untuk windows, bukan linux
    2. Selanjutnya extract file tersebut, saya sarankan disimpan secara default agar tersimpan di berada di C:/ dan tunggu hingga mendidih, hehe
    3. Jika proses extractnya, maka akan keluar command prompt yang muncul seperti gambar dibawah ini :
    Xampp
    • Ketik tombol Y kemudian tekan ENTER, di keyboard untuk membuat shortcut di desktop
    Xampp
    • Ketik tombol X kemudian tekan ENTER, maka proses instalasi selesai
    4. Untuk menjalankan program silahkan klik Icon XAMPP Control Panel di dekstop anda, atau di Start-All Program-Xampp for Windows-Xampp Control Panel
    5. Jalankan Apache dan MySql dengan menekan tombol start hingga kedua aplikasi tersebut berjalan.
    Xampp
    6.Jika Apache dan Mysql sudah Running maka Web server local siap dijalankan Untuk menjalankan ketik
       localhost di browser anda.
    Xampp
    Pilih bahasa sesuai keahlian anda kemudian selesai dan selamat mencoba .. !!! jika ingin menggunakan program XAMPP ini untuk menginstal Joomla, silakan baca lebih lanjut di Install joomla dengan Xampp.

    continue reading

    Perbankan dalam Prespektif Pandangan Islam

    4 komentar
    Di dalam kehidupan modern ini, keberadaan bank ternyata sudah menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat luas. Mulai dari yang menabung, yang meminjam uang dan sampai kepada yang menggunakan jasanya untuk mentransfer uang dari satu kota atau negara kekota atau negara lain. Lalu, bagaimanakah pandangan Islam tentang perbankan? Ikuti dan simak kajian berikut ini!
    Mengenai perbankan ini sebenaroya sudah dikenal kurang lebih 2500 sebelum masehi di Mesir Purba dan Yunani dan kemudian oleh bangsa Romawi. Perbankan modern berkembang di Itali pada abad pertengahan yang dikuasai oleh beberapa keluarga untuk membiayai ke-Pausan dan perdagangan wol. Selanjutnya berkembang pesat pada abad ke-18 dan 19.
    perbankan_syariah
    Sesuai dengan fungsinya bank-bank terbagi kepada bank primer, yaitu bank sirkulasi yang menciptakan uang dan bank sekunder, yaitu bank-bank yang tidak menciptakan uang, juga tidak dapat memperbesar dan memperkecil arus uang, seperti bank-bank urnum, tabungan, pembiayaan usaha dan pembangunan.
    Kalau kita perhatikan bentuk hukumnya, maka struktur bank-bank di Indonesia adalah: bank-bank negara, bank-bank pemerintah daerah, bank-bank swasta nasional, bank-bank asing campuran dan bank-bank milik koperasi.
    Dalam topik ini, ada dua masalah yang akan dibahas, yaitu bank dan rente, bank dan fee.
    Pengertian Bank dan Rente
    Bank menurut Undang-undarig Pokok Perbankan tahun 1967 adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan
    kredit dan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang. Dari batasan tersebut jelas, bahwa usaha bank akan selalu
    dikaitkan dengan masalah uang.
    Di dalam Ensikiopedi Indonesia disebutkan bahwa Bank (perbankan) ialah suatu lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah memberikan kredit dan jasa-jasa dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang, dengan tujuan memenuhi kebutuhan kredit dengan modal sendiri atau orang lain. Selain dari itu juga mengedarkan alat tukar baru dalam bentuk uang bank atau giral. Jadi kegiatannya bergerak dalam bidang keuangan serta kredit dan meliputi dua fungsi penting, yaitu sebagai perantara pemberi kredit dan menciptakan uang.
    Rente adalah istilah yang berasal dari bahasa Belanda yang lebih dikenal dengan istilah bunga. Oleh Fuad Muhammad Fachruddin disebutkan bahwa rente ialah keuntungan yang diperoleh perusahaan bank, karena jasanya meminjarnkan uang untuk melancarkan perusahaan orang yang
    meminjam. Berkat bantuan bank yang meminjarnkan uang kepadanya, perusahaannya bertambah maju dan keuntungan yang diperolehnya juga bertambah banyak.
    Menurut Fuad Fachruddin, bahwa rente yang dipungut oleh bank itu haram hukumnya. Sebab, pembayarannya lebih dari uang yang dipinjarnkannya. Sedang uang yang lebih dari itu adalah riba, dan riba itu haram hukumnya. Kemudian dilihat dari segi lain, bahwa bank itu hanya tahu menerima untung, tanpa risiko apa-apa. Bank meminjarnkan uang, kemudian rentenya dipungut, sedang rente itu semata-mata menjadi keuntungan bank yang
    sudah ditetapkan keuntungannya. Pihak bank tidak mau tahu apakah orang yang meminjam uang itu rugi atau untung.
    Di dalam Islam dikenal ada doktrin tentang riba dan mengharamkannya. Islam tidak mengenal sistem perbankan modern dalam arti praktis, sehingga terjadi perbedaan pendapat. Beda pandangan dalam menilai persoalan ini akan berakibat timbul kesimpulan-kesimpulan hukum yang berbeda pula, dalam hal boleh tidaknya serta halal haramnya.
    Dunia perbankan dengan sistem bunga (rente), kelihatannya semakin mapan dalam perekonomian modern, sehingga hampir tidak mungkin menghindarinya, apalagi menghilangkannya. Bank pada saat ini merupakan sesuatu kekuatan ekonomi masyarakat modern. Dari satu segi ada tuntutan keberadaan bank itu dalam masyarakat untuk roengatur lalu lintas keuangan, di lain pihak, masalah ini dihadapkan dengan keyakinan yang dianut oleh urnmat Islam, yang sejak awal kehadiran agama Islam telah didoktrinkan bahwa riba itu haram hukumnya. Pada saat dihararnkan, riba itu telah berurat berakar dalam masyarakat jahiliah yang merupakan pemerasan orang kaya terhadap orang miskin. Orang kaya bertambah
    kaya dan orang miskin bertambah melarat.
    Sebagian besar ulama membagi riba menjadi dua macam, yaitu:
    1. Riba nasiah, yaitu riba yang terjadi karena ada penangguhan (penundaan) pembayaran utang.
    2. Riba fadhl, riba yang terjadi karena ada tambahan pada jual beli benda atau bahan sejenis.
    Untuk menentukan status hukum bermuamalah yang baik, masih banyak terdapat perbedaan pendapat dikalangan para ulama , di. antaranya:
    1. Abu Zahrah, guru besar pada Fakultas Hukum Universitas Kairo, Abu A’la al-Maududi di Pakistan, Muhammad Abdullah al-’Arabi dan Yusuf Qardhawi mengatakan bahwa bunga bank itu (riba nasiah) dilarang oleh Islam oleh sebab itu urnmat Islam tidak boleh bermuamalah dengan bank yang memakai sistem bunga kecuali dalam keadaan darurat (terpaksa). Di antara ulama tersebut, Yusuf Qardhawi tidak mengenal istilah “darurat atau terpaksa” tetapi secara mutlak beliau menghararnkan.
    2. Mustafa Ahmad az-Zagra, guru besar hukum Islam dan hukum perdata Universitas Syariah di Damaskus mengernukakan, bahwa riba yang dihararnkan sepeiti riba yang berlaku pada masyarakat jahiliah, yang menipakan pemerasan terhadap orang yang lemah (miskin), yang bersifat konsurntif. Berbeda dengan yang bersifat produktif, tidak termasuk haram.
    3. A. Hasan (Persatuan Islam) berpendapat bahwa bunga bank (rente), seperti yang berlaku di Indonesia, bukan riba yang diharamkan karena tidak berlipat ganda sebagaimana yang dimaksud oleh firman Allah dalam surat Ali lmran: 130.
    4. Majelis Tafjih Muhammadiah dalam muktamaroya di Sidoarjo 1968 memutuskan bahwa bunga bank yang diberikan oleh bank kepada para nasabahnya atau sebaliknya, termasuk syubhat atau mutasyabihat, artinya belum jelas halal haramnya. Sesuai dengan petunjuk Hadis Rasulullah kita harus berhati-hati dalam menghadapi hal-hal yang masih syubhat itu. Dengan demikian kita boleh bermuamalah dengan bank apabila dalam keadaan terpaksa saja.
    Setelah kita perhatikan, dalam garis besarnya ada empat pendapat yang berkembang di kalangan ulama mengenai masalah riba ini, yaitu:
    1. Pendapat yang menghararnkan.
    2. Pendapat yang menghararnkan bila bersifat konsurntif, dan tidak haram bila bersifat produktif.
    3. Pendapat yang mengatakan syubhat, boleh tapi dalam keadaan terpaksa.
    4. Pendapat yang membolehkan (tidak haram).
    Masing-masing kelompok yang berbeda pendapat itu, semua merujuk kepada nash Al-Qur’an dan Sunnah Rasul. Narnun dalam memahaminya dan menafsirkannya terjadi perbedaan pendapat.
    Sebagai bahan kajian, di bawah ini disebutkan ayat-ayat yang berhubungan dengan riba.
    Allah SWT berfirman, yang artinya:
    “Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada
    sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya).”
    (Q. S. Ar-Rum: 39)
    “Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan mereka memakan riba, pudahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanyu, dan karena mereka memakan harta orang dengun jalan yang butil. Kami telah menyediakan untuk orang-orung yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.”
    (Q. S. An-Nisa: 160-161)
    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda, dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keuntungan.”
    (Q. S. Ali ‘Imran: 130)
    Dalam ayat di atas sudah ada ketegasan tentang larangan memakan riba. Sebagian besar ulama berpendirian, bahwa riba yang dimaksud di sini adalah riba nasi’ah itu tetap haram selamanya, walaupun tidak berlipat ganda. Kata “berlipat ganda” dalam ayat tersebut, hanya menyatakan peristiwa (kejadian) yang pernah terjadi di masa jahiliah dan jangan dipahami mafhum mukhalafnya, yaitu sekiranya tidak berlipat ganda, berarti tidak haram (diperbolehkan).
    “Orang-orung yang makan (mengumbil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukun syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan menghararnkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tahannya, lulu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang ita adalah penghuni-penghuni neraka: mereka kekal di dalamnya.”
    “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.”
    “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tahannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
    “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.”
    Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagirnu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.”
    “Dan jika (orang berutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atas semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.”
    (Q. S. Al-Baqarah: 275-280)
    Oleh sebagian ulama seperti al-Maraghi dan as-Shabuni menyatakan, bahwa pengharaman riba diturunkan secara bertahap, sebagaimana keharaman khamar (minuman keras). Berturut-turut diturunkan ayat dalam surat Ar-Rum: 39, An-Nisa 160-161, Ali ‘Imran: 130 dan Al-Baqarah: 275-280.
    Pada ayat 278 dengan tegas dinyatakan:
    “Dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut).”
    Dan pada ayat 279, dinyatakan
    “Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu.”
    Kalau masih ada sisa kelebihan yang belum dipungut, tidak boleh lagi dipungut, dan hanya dibenarkan memungut (menagih)
    modalnya saja, tidak boleh lebih. Hal ini berarti, mengambil kelebihan itu tetap tidak boleh.
    Sebagian ulama yang lain berpendapat bahwa walaupun ayat yang disebutkan dalam surat Al-Baqarah, ayat yang terakhir diturunkan, tetapi dalam menetapkan hukumnya tetap ada kaitannya dengan surat Ali ‘Imran: 130 yaitu haram hukumnya, sekiranya berlipat ganda.
    Ada juga orang mempertanyakan, mengapapa dagang (pengusaha) yang mengambil kelebihan (keuntungan) lebih besar dapat dibenarkan, sedangkan bank yang memungut kelebihan yang hanya sedikit saja tidak dibenarkan? Mengenai hal ini, barangkali jawaban yang tepat ialah, bank tidak menanggung risiko rugi, walaupun kelebihan tidak banyak. Sedangkan pada dagang (jual beli), ada kemungkinan menanggung risiko rugi, karena dalam dunia dagang, tidak mesti terus-menerus beruntung. Pihak bank tidak mau tahu, apakah para peminjam rugi atau untung. Malahan
    barang/jaminan pun dapat disita, disamping kerugian yang dideritanya.
    Disamping ayat-ayat tersebut di atas, diperkuat lagi dengan keterangan beberapa hadits, seperti:
    Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:
    “Tiap-tiap pinjaman yang menarik suatu manfaat, adalah semacam riba.” (Al-Hadis).
    “Sesungguhnya Nabi SAW melarang pinjaman (piutang) yang menarik suatu manfaat.” (Al-Hadis).
    “Tiap-tiap pinjaman (piutang) yang menarik manfaat adalah riba.” (Al-Hadis)
    Sebagian ulama memandang, bahwa hadis tersebut di atas ada cacatnya. Hadis pertama mauquf dan hadis kedua dan ketiga cacat sanadnya.
    lbnu Mas’ud berkata, yang artinya:
    “Sesungguhnya Nabi SAW telah melaknat pemakan riba (orang yang memberi pinjaman), pemberi makannya (orang yang meminjam), dan dua orang saksi dan penulisnya. Jika mereka tahu yang demikian, maka mereka dilaknat dengan lidah Nabi Muhammad pada hari kiamat.”
    (R. An-Nasa’i)
    Sabda Nabi SAW, yang artinya:
    “Sesungguhnya riba itu hanya riba nasi’ah saja.”
    (HR. Bukhori).
    Kendatipun di antara hadis itu ada yang dipandang lemah, tetapi jiwanya sejalan dengan ayat-ayat riba di atas.
    Bank dan Fee (Pungutan Biaya Administrasi)
    Mengenai pengertian bank sudah dijelaskandi atas. Di sini akan disinggung mengenai masalah fee. Fee maksudnya adalah pungutan dana untuk kepentingan administrasi, seperti keperluan kertas, biaya operasional dan lain-lain. Adapun namanya, pungutan itu tetap termasuk bunga. Dengan demikian, persoalannya tetap sama seperti uraian terdahulu, yaitu ada yang setuju dan ada pula yang menentangnya.
    Bagi ulama yang membolehkan pungutan dana dan peminjam dan pemberian dana (uang jasa) kepada penabung (deposito), tidak ada masalah, bila bermuamalah dengan bank.
    Akan tetapi bagi ulama yang menyatakan syubhat atau boleh bermuamalah dengan bank dalam keadaan darurat (terpaksa), masih mengundang pertanyaan. Sampai kapan masa darurat itu berakhir dan sampai kapan pemahaman syubhat itu hilang? Oleh sebab itu, perlu ada solusi, ada pemecahan masalah yang dihadapi oleh urnmat Islam mengenai perbankan ini. Salah-satu alternatif atau jalan keluarnya adalah mendirikan
    Bank Islam. Mengenai masalah ini, akan diuraikan tersendiri.
    Bank Islam
    Dalam dunia usaha dan perdagangan, sukar orang menghindar dari perbankan karena via bank lebih mudah melakukan lalu lintas keuangan.
    Tetapi.di sisi lain urnmat Islam dihadapkan kepada suatu ketentuan hukum yang terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, yaitu apakah bermuamalah dengan bank itu sesuai dengap ajaran Islam atau tidak?
    Keragu-raguan itu sedapat mungkin dihilangkan dan harus ada jalan keluar yang ditempuh, agar perekonomian yang dijalankan urnmat Islam, tidak bertentangan dengan ajaran Islam yang dianutnya.
    Menyadari akan kenyataan ini, urnmat Islam telah berusaha mencari jalan keluarnya yaitu mendirikan Bank Islam karena Bank semacam ini menyediakan sarana bagi ummat Islam untuk melakukan kegiatan muamalah sesuai dengan ajaran Islam. Sarana yang tersedia pada Bank Islam adalah berupa fasilitas perbankan menurut ajaran Islam, baik untuk usaha yang produktif maupun investasi.
    Di dalam buku Apa dan Bagaimana Bank Islam, oleh penulisnya disebutkan bahwa:
    a. Bank Islam didirikan karena dilatarbelakangi oleh keinginan urnmat Islam untuk menghindar dari riba dalam kegiatan muamalahnya.
    b. Bank Islam didirikan karena dilatarbelakangi oleh keinginan urnmat Islam untuk memperoleh kesejahteraan lahir dan batin melalui kegiatan muamalah yang sesuai dengan perintah agama.
    c. Bank Islam didirikan karena dilatarbelakangi oleh keinginan urnmat Islam untuk mempunyai alternatif pilihan dalam mempergunakan jasa-jasa perbankan yang dirasakan lebib sesuai.
    Kemudian ada perbedaan prinsip manajemen, antara Bank Islam dengan bank konvensional dalam mengharmonisasikan kepentingan penyandang dana, pemegang saham dan pemakai dana. Pada bank konvensional, kepentingan penyandang dana adalah memperoleh imbalan berupa bunga simpanan yang tinggi, sedang kepentingan pemegang saham adalah memperoleh imbalan spread yang optimal antara suku bunga simpanan dan suku bunga pinjaman. Kepentingan pemakai dana adalah biaya yang lebih murah berupa tingkat bunga yang rendah. Dengan demikian terhadap ketiga kepentingan tersebut sulit diharmonisasikan.
    Berbeda dengan Bank Islam, bahwa kepentingan penyandang dana pemegang saham, dan pemakai dana, dapat diharmonisasikan, karena
    sistem bagi hasil. Masing-masing memperoleh imbalan bagi hasil sesuai dengan keadaan yang benar-benar terjadi. Dengan demikian, manajemen bank berusaha mengoptimalkan keuntungan pemakai dana, karena pemakai dana itulah pada hakikatnya yang berdiri di barisan depan untuk mengelola dana yang dipinjarnkan oleh bank.
    Pada dasarnya Bank Islam tidak menyalurkan dana secara langsung kepada pemakai dana, tetapi dalam bentuk barang yang
    diperlukan dan pihak banklah yang mengeluarkan biayanya. Pemakai dana menunjuk langsung pemasok barang, dengan kualitas dan harga pantas yang berlaku di pasaran. Dalam keadaan tertentu, Bank Islam dapat menyalurkan dana dalam bentuk tunai kepada pemakainya, sebagai pelengkap dan jumlahnya lebih kecil dari modal yang berbentuk barang.
    Sebagai ganti sistem bunga. Bank Islam menggunakan berbagai cara yang bersih dari unsur riba, antara lain ialah:
    1. Mudharabah
    Mudbarabah ialah suatu perjanjian usaha antara pemilik modal dengan pengusaha. Pemilik modal menyediakan seluruh dana yang diperlukan dan pihak pengusaha melakukan pengelolaan. Hasil usaha bersama ini dibagi sesuai dengan kesepakatan bersama pada saat dibuat dan ditandatangani perjanjian. Umpamanya 60:40; 50:50. Sekiranya terjadi kerugian, yang bukan karena penyelewengan atau keluar dari kesepakatan, maka pemilik modal dan pengusaha, sama-sama menanggung rugi, yaitu rugi dana dan nigi tenaga (skill).
    Pihak perbankan dan pengusaha biasanya lebih berhati-hati dalam menjalankan peran masing-masing.
    Tata cara yang lebih rinci demikian:
    a. Pihak bank menyediakan dana sepenuhnya untuk keperluan suatu proyek.
    b. Pengusaha mengelola proyek itu tanpa campur tangan pihak bank, narnun diberi wewenang untuk mengawasi proyek tersebut.
    c. Pihak bank dan pengusaha menetapkan bersama mengenai pembagian keuntungan.
    d. Bila terjadi kerugian (di luar kemampuan manusia), maka pihak bank yang memikul risiko, sedang pihak pengusaha menanggung kerugian tenaga, pikiran, waktu dan managerial skill seita kehilangan keuntungan bagi hasil, yang seharusnya diperolehnya.
    2. Musyarakah
    Musyarakah ialah suatu perjanjian usaha antara dua atau beberapa orang (badan) pemilik modal untuk menyerahkan modalya pada suatu proyek. Keuntungan dibagi atas kesepakatan bersama, atau berdasarkan besar kecilnya modal masing-masing. Demikian juga mengenai kerugian yang diderita, dicantumkan dalam perjanjian kerja sama itu. Dalam masyarakat kita kenal dengan istilah patungan (joint venture). Bank di satu pihak dan pengusaha di pihak lain.
    3. Murabahah
    Murabahah ialah pembelian barang dengan pembayaran ditangguhkan. Pembiayaan murabahah adalah pembiayaan yang diberikan kepada nasabah dalam rangka pemenuhan kebutuhan produksi.
    Cara yang ditempuh ialah, pihak bank membelikan barang-barang yang diperlukan oleh nasabah, atas nama bank tersebut. Pada saat itu juga pihak bank menjual barang tersebut kepada nasabah dengan harga yang disetujui bersama dan akan dibayar dalam jangka waktu tertentu pula.
    Dalam jangka waktu yang telah ditetapkan itu, harga tidak boleh berubah, walaupun di pasaran harga naik atau turun. Pada saat jatuh tempo, belum tentu pihak bank mendapat keuntungan, bila harga barang naik (inflasi). Demikian juga sebaliknya adakalanya nasabah yang rugi karena barang turun drastis.
    4. Wadi’ah
    Wadi’ah ialah titipan (uang, surat-surat barharga atau deposito). Pihak bank berkewajiban menjaga titipan itu dengan penuh amanah.
    Di antara barang titipan itu, atas seizin penitip dapat dipergunakan (dimanfaatkan oleh pihak bank). Bila mendapat keuntungan dari pemanfaatan barang titipan itu, sepenuhnya menjadi milik bank. Bila sewaktu-waktu titipan itu diminta kembali, pihak bank harus mengembalikan sepenuhnya sesuai dengan yang tercantum dalam surat penitipan dan jangka waktu yang telah ditetapkan. Bila pihak bank memberikan bonus kepada para nasabahnya, tidak bertentangan dengan ajaran Islam asal tidak ada perjanjian sebelumnya. Hal ini sangat bergantung kepada pihak bank, berapa
    yang pantas diberikannya.
    Demikian gainbaran singkat yang dapat ditempuh, agar terhindar dari kemungkinan terlibat ke dalam riba yang dilarang oleh agama Islam, walaupun batas-batas yang dianggap riba masih diperselisihkan di kalangan para ulama. Jalan yang lebih aman, adalah menempuh praktek muamalah
    berdasarkan ajaran lslam, seperti Banklslam, yaitu BankMuamalat, BMT (Baitui Maal wat Tanwil), Baitui Qiradh, Baital Tanwil (BT), BPS Syari’ah dan nama-nama lainnya, yang beroperasi sesuai dengan syariat Islam.
    Suatu sistem atau cara perbankan yang dibuat agar sesuai dengan syariat, tidaklah secara otomatis melabelkan halal 100 %. Hal ini tergantung kenyataan praktek di lapangan. Apabila kenyataan di lapangan para oknum-oknumnya sama dengan menggunakan sistem seperti bank konvensional ketika diluarnya, tentulah hukum haram dan yang masih diperdebatkan tetap berlaku padanya. Jadi perlu adanya keselarasan antara teori dan prakteknya di lapangan.
    Bagi bangsa Indonesia, hal ini baru mulai berkembang dalam masyarakat dan belum memasyarakat di kalangan urnmat Islam. Dalam bermuamalah telah lama terbiasa dengan bank konvensional, yang dikenal selama ini. Pada suatu ketika, masyarakat akan dapat memahaminya dan
    mengikutinya, bila temyata dilihatnya keberhasilan bank-bank atau lembaga-lembaga yang mengatur lalu lintas keuangan yang bercorak Islam yang sudah mulai hadir dalam masyarakat bangsa Indonesia. Lebih menarik sekarang telah terdengar, bahwa warga non muslim telah banyak yang terlibat di dunia perbankan dengan sistem Islam.
    Daftar Pustaka:
    1. Al-Quran dan Terjemahannya, Departemen Agama Rl.
    2. Ensiklopedi Indonesia, lkhtiar Baru, Jakarta, 1980.
    3. AI-Maraghi, Tafair al-Maraghi.
    4. As-Shabuni M. Ali, Tafsir Ayatil Ahkam, Damaskus: Maktabah al-Ghazali.
    5. Fuad Moh. Fachruddin, Riba dalam Bank, Koperasi, Perseroan dan Asuransi, Bandung: PT al-Ma’arif, 1982.
    6. Karnaen Purwaatmadja MPA dan Muhammad Syafi’i Antonio M. EC, Apa dan Bagaimana Bank Islam, Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1992.
    7. Yusuf Qardhawi, Al-Halal wal-Haram, Beirut: Maktabah al-Islami.
    8. Quraisy Syihab, Membumikan Al-Qur’an, Bandung: Penerbit Mizan, 1995
    9. Muhammad Syaltut, Al-Fatawa, Kairo: Darul Qalam.
    10. Yususf Qardhawi, Fatwa-fatwa Kontemporer, Jakarta: Gema Insani Press, 1995.
    11. Muhammad Abdul Manan, Teori dan Praktek Ekonomi Islam, Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1993.

    *Posting ini khusus aq persembahkan kepada pujaan hati saya, Sara Santriana Hidayati dalam mengerjakan tugas kuliahnya di STAIN solo.
    Sumber: Diadaptasi dari “Masail Fiqhiyah: Zakat, Pajak, Asuransi dan Lembaga Keuangan”, M. Ali. Hasan
    www.alislam.or.id - www.pakdenono.com - http://ainuamri.wordpress.com

    continue reading

    Kiat Sukses Menjadi Salesman

    12 komentar
    Salesman, atau biasa disebut Sales Person, Sales Force, Marketing Staff, Client Advisor, Product Ambassador, Consultant, dan sebagainya, adalah orang2 yang luar biasa. Banyak sekali profil Salesman yang sukses, dipublikasikan. Mereka mendapatkan kompensasi bonus yang luar biasa besar. Gaji teta p mereka memang tidak banyak, namun komisi dari hasil penjualan, itulah yang menggiurkan. Banyak Sales yang sukses, namun lebih banyak lagi yang gagal. Sering terjadi salesman tidak bekerja dengan maksimal dikarenakan beberapa hal,seperti kurang mendapat motivasi dari supervisornya, keterampilan menjual yang rendah, tidak menghargai profesinya dan banyak hal lain lagi.

    Tiga keahlian dasar yang harus dikuasai seorang salesman agar menjadi yang terbaik :

    -Pengetahuan Produk
    -Komunikasi
    -Integritas
    1. Pengetahuan Produk
    Pengetahuan produk yang mendalam, memberikan rasa percaya diri kepada salesman untuk berhadapan langsung dengan pelanggan.

    Salesman yang tidak menguasai produk, termasuk salesman senior, cenderung tidak menawarkan produk yang tidak dikuasainya. Kekuatiran tidak bisa menjawab pertanyaan pelanggan membuat mereka menunda atau asal sekedar menawarkan produk tersebut. Kasus ini banyak terjadi pada pengembangan produk baru.

    Pengetahuan produk tidak sekadar mencakup pemahaman keunggulan dari sisi kita. Salesman yang baik harus bisa menguasai seluk beluk produk kompetitor, agar dapat menangani keberatan pelanggan dengan baik.

          2.  Komunikasi
      Salesmanship adalah komunikasi. Kita membutuhkan komunikasi, baik dalam hal menyampaikan keunggulan produk kita maupun dalam mencari solusi bagi pelanggan.

      Komunikasi hanya dapat dicapai dengan dua cara:
      a. Berbicara
      b. Menulis

      Namun inti dari segala komunikasi sebenarnya bukan disitu. Intisarinya adalah MENGERTI apa yang diinginkan pelanggan. Jadi, belajarlah untuk;
      c. Mendengar
      d. Menangkap poin

      Menguasai cara-cara berkomunikasi yang baik dapat meledakan penjualan kita! Belajarlah Sekarang juga!

           3.  Integritas
        Walk the talk; lakukanlah semua yang telah Anda janjikan! Tidak ada yang lebih mematikan kredibilitas seorang salesman daripada selalu mengingkari janji.

        Pelanggan membeli ke kita bukan karena harga kita murah atau produk kita yang terbaik, tetapi lebih karena percaya pada kita.
        # Percaya, bahwa kualitas barang yang dikirim akan sesuai dengan contoh.
        # Percaya, bahwa kita mengirim barang tepat waktu dan tidak janji-janji melulu
        # Dan Percaya, jika ada masalah, Anda dapat ditemui dan tidak sembunyi.

        Syukurlah, sifat Integritas dapat dipelajari. Kuasailah sifat tersebut!

        Action Plan:
        1. Kuasailah segera keahlian / sifat-sifat tersebut.
        2. Bergabunglah dengan komunitas-komunitas super yang relevan

        Memang tak mudah untuk menjalani itu semua, namun jalan SUKSES itu selalu terjal. So,.. keep doing and spirit. !!!

        referensi dari : 1000 Hari Menuju Sukses.

        continue reading

        Citra Seorang Salesman

        1 komentar
        Salesman oh salesman… disukai perusahaan di benci konsumen.benarkah begitu ? Bagi perusahaan : Salesmen merupakan ujung tombak, roda industri dan nasib perusahaanpun sangat tergantung dari para Salesman.
        Lalu bagaimanakah menurut konsumen? tentu saja jawabanya ada pada diri anda sendiri, coba pikirkan jika rumah anda di datangi Salesman, kira2 apa yang akan anda lakukan?
        A. Menolak kedatanganya
        B. Menerima sekedar melihat-lihat produknya namun tidak di beli.
        C. Senang, Gembira, bahkan bangga di datangi tamu yang satu ini.
        D. Lain-lain, (silakan tulis di kolom komentar)

        Untuk saya pribadi, memilih opsi A (sebisa mungkin untuk menolak kedatanganya)he,..
        sudah jelas, alasan saya memilih obsi tersebut , baca : "Pengertian Salesman dan Salesmanship"

        Salesman adalah tamu nomor urut ketiga yang sangat tidak diharapkan setelah polisi dan pemeriksa pajak. Artinya dari sepuluh peran/profesi yang antri ingin bertemu, salesman adalah urutan kedelapan dari urutan itu. Yang lebih menarik adalah bahwa penagih hutang malah lebih diutamakan untuk ditemui dari pada salesman. Berikut hasil olahan data urutan tamu yang diterima oleh responden (dari yang paling didahulukan hingga yang paling ditolak). dan berikut adalah hasil survei Cahyo Pramono di http://www.waspada.co.id/
        1. keluarga 
        2. sahabat
        3. tetangga
        4. pekerja/aktifis politik
        5. orang yang ingin berkenalan
        6. penceramah agama
        7. penagih hutang
        8. salesman
        9. pemeriksa pajak
        10. polisi
        Data tersebut diatas sepertinya dengan jelas menunjukkan bahwa salesman bukanlah profesi/peran yang paling disukai untuk ditemui. Artinya, mengaku sebagai salesman untuk bertamu adalah langkah konyol yang berpotensi menuai penolakan. Hadir sebagai keluarga, sahabat atau tetangga justru lebih berpotensi untuk diterima. Tidak heran jika multi level marketing lebih menyarankan untuk berjualan ke kalangan sendiri terlebih dahulu.
        Lalu, saya juga bertanya, jikalah mereka ’terpaska’ harus menerima salesman, salesman apakah yang paling mereka terima? Berikut urutannya:
        • tidak memilih
        • salesman hotel
        • salesman koran
        • salesman perlengkapan rumah tangga
        • salesman kosmetik
        • salesman kendaraan bermotor
        • salesman obat kuat
        • salesman asuransi
        • salesman investasi
        • salesman multilevel marketing
        Terlihat jelas sales multi level marketing adalah peran yang paling ditolak, diikuti oleh salesman investasi dan salesman asuransi. Tetapi pada dasarnya indikasi penolakan terhadap peran salesman sangatlah jelas terlihat dari jawaban diatas.Saya juga bertanya alasan yang paling sering dipilih untuk menolak tamu yang tidak dikendakinya adalah:

        sedang rapat (30 persen)
        sedang ada tamu (28 persen)
        sedang keluar kota (15 persen)
        sedang makan (10 persen)
        sedang sakit (07 persen)
        harus ada janji dulu (05 persen)
        menerima semua jenis tamu apapun (05 persen)

        Bagi anda yang berkeinginan untuk bertamu, berikut durasi yang diminati oleh penerima tamu:
        30 s/d 60 menit  (60 persen)
        0 s/d 30 menit  (26 persen)
        60 s/d 90 menit. ( 10 persen) 
        90 s/g 180 menit ( 04 persen)
        lebih dari 190 menit. ( 00 persen)

        Alasan kenapa mereka tidak suka menerima tamu seorang salesman. Ini Jawabnya ;

        • sibuk, tidak mau diganggu (29 persen)  
        • salesman kebanyakan itu sok pintar (23 persen)
        • salesman suka memaksa (21 persen)
        • salesman selalu memojokan kalau tidak membeli (17 persen)
        • membosankan (08 persen)
        • tidak punya uang (01 persen)
        • malas (01 persen)
        seperti hasil diatas cukup sekali menjelaskan persepsi responden terhadap peran salesman. Ini seharusnya menjadi bekal bagi para salesman untuk berintrospeksi sehingga bisa lebih ’diterima’ oleh orang-orang seperti responden tersebut.

        Upaya memposisikan kembali citra salesman ke posisi yang lebih baik adalah pilihan yang cukup urgent pada saat ini, kalau tidak, kita mesti menghindari mengaku sebagai salesman jika akan memprospek target.

        continue reading

        SalesMan TERBAIK di DUNIA - Joe Girard van Detroit

        7 komentar
        Jika berbicara mengenai Sales atau Salesman,  tentu sewajarnya jika  aq mulai bertanya siapa Salesman terbaik yang pernah ada, kalau ahli di bidang marketing yang paling terkenal adalah  Philip Kotler lalu siapa yang ahli di bidang Sales ???,...  Setelah muter-muter di Google akhirnya aq pun tau, yap, ternyata SalesMan TERBAIK di DUNIA adalah  Joe Girard van Detroit. Ok mari berkenalan dengannya.

        Nama Joe Girard (SALESMAN yang menjual 13.000 mobil dalam 15 tahun)  yang kini tercatat abadi sebagai World’s Greatest Salesman menurut The Guinness Book of World Records. Latar belakangnya yang miskin penuh derita membuat suksesnya lebih bercahaya. Joe Girard adalah pahlawan wiraniaga terbesar yang bisa disejajarkan dengan Rudy Hartono di bulu-tangkis, Karpov di catur, atau Pele di sepakbola. 

        Joe Girard, yang tinggal di Detroit ini, selama 12 tahun berturut-turut berhasil menjual puluhan ribu mobil –sendirian– dengan rata-rata penjualan 6 kendaraan per hari. Penjualan ini ekivalen dengan kinerja sebuah dealer mobil berukuran top di Indonesia dengan dukungan karyawan 30-an orang.

        Dan berikut adalah Prinsip Sukses dari seorang Joe Girard dari www.joegirard.com , Perlu ditiru nie,..


           1. Miliki sikap positif
        berkumpul dengan orang positif, jauhi orang cengeng dan pengeluh, karena mereka akan menarik Anda turun ke level mereka. Jika sesuatu dalam hidupmu tidak berjalan baik, simpanlah dalam hati Anda, tak seorang pun ingin mendengar Anda mengeluh. Buatlah orang meyakini bahwa Anda memiliki waktu yg menyenangkan bersama mereka

           2. Organisasikan Hidup Anda
        Buatlah Buku janji temu sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan kata yg memuakkan: "SAYA KELUPAAN". Pada akhir setiap hari, renungkan apa yg telah dan belum Anda lakukan, agar Anda menjadi dikuatkan untuk menghadapi hari berikutnya. Jika Anda tahu kemana Anda akan menuju, kesanalah Anda akan berada. Jika Anda tidak tahu, maka Anda TERSESAT!

           3. Bekerja Saat Jam Kerja
        Jangan buang waktu makan siang terlalu lama, dan hanya makan bersama orang yang dapat menolong persoalan Anda. Jangan mundur dari jam kerja terlalu dini, jika iya maka anda adalah ORANG YANG KALAH.

           4. Cermati Kebiasaan yg Ditolak oleh Joe Girard
        Jangan merokok atau mengunyah tembakau, jangan makan permen, jangan pakai parfum berlebihan, jangan bercanda kotor, dilarang mengeluarkan napas alkohol. Pria jangan pakai anting saat bekerja. Buat 'silent' hp Anda - karena mengganggu. Pembunuh terbesar dari semua hal ini adalah: TIDAK TEPAT WAKTU.

           5. Berbusana TEPAT
        Orang macam apa yang sedang berhubungan bisnis dengan Anda? Apakah Anda menjual pada pekerja kerah biru? Jangan pakai baju seharga jutaan dan sepatu lux, perhiasan atau jam mewah (karena akan mengganggu). Pakailah perlengkapan itu pada waktu Anda sendiri, jangan pada saat Anda bekerja - busana dapat memadamkan niat beli orang.

           6. Mendengar
        Orang bisa komplain jika Anda tidak mendengar. Semakin lama Anda mendengarkan, semakin merasa 'terhutang' orang lain terhadap diri Anda. Semakin Anda mendengar, semakin besar kemungkinan Customer berbisnis dengan Anda. Mendengar, menunjukkan Anda peduli. "Mulut digunakan untuk makan -jaga mulut Anda tetap diam!" Diam itu Emas.

           7. Senyum!
        Sebuah senyum akan meningkatkan "nilai wajah" Anda. Jika orang lebih sering tersenyum, customer Anda akan merasa lebih baik dan lebih ingin berbisnis dengan Anda, plus itu baik untuk kesehatan Anda!

           8. Balas semua Telpon & Email
        Tidak membalas panggilan telpon atau email adalah cara untuk kehilangan customer dan teman. Balas panggilan dan email Anda segera secepatnya. Jika tidak, itu sama halnya dengan "menghanguskan jembatan."!

           9. Katakan Kebenarannya
        Kalau sekali Anda tertangkap berbohong, Anda akan selalu menjadi pembohong. Bahkan jika Anda menyampaikan kebenaran pada akhir hidup Anda, Anda tidak akan dipercayai atau dipercayakan lagi. Bahkan hingga Anda MATI.

           10. Jangan Pasang Harga terlalu TINGGI
        Jika iya, dan customer Anda membandingkan penawaran Anda dengan orang lain, Anda telah kehilangan dia. Take a little and leave a little (ambil sedikit dan tinggalkan sedikit). Joe hanya bekerja dengan keuntungan kecil, namun dia memiliki VOLUME yang BESAR, setara dengan penjualan ritel 6 mobil SETIAP HARI! Dari kata orang: Anda tidak dapat mengalahkan HARGA JOE GIRARD.

           11. Berdiri di Depan Produk dan Layanan Anda, bukan di belakangnya.
        Hal Terpenting untuk dilakukan bagi customer adalah LAYANI MEREKA, dan mereka akan berbisnis dengan Anda sekali dan berkali-kali kemudian. Inilah kenapa JOE GIRARD jadi #1 di DUNIA.

           12. Kuncilah setiap Penjualan
        Setelah Anda menutup penjualan, tanya pada Customer Anda, mengapa mereka membeli dari Anda -jika mereka mengatakan sebabnya, mereka sedang memupuk kepercayaan mereka di dalam Anda. Sejadinya, tidak ada lagi pembeli yang undur, yang berarti tidak akan ada pembatalan.

           13. Beri Diri Anda Reward
        Perlakukan Diri Anda dengan baik untuk semua Kerja Cerdas yang telah Anda lakukan. ANDA BERHAK MENERIMANYA!


        Mungkin cukup itu dulu, perkenalan kita dengan  sang ahli Sales ini, sekian semoga bermanfaat. ...

        continue reading

        Pengertian Sales, Salesman, atau Salesmanship

        9 komentar
        Sales, Salesman, Salesmanship adalah sebuah profesi dimana seseorang yang kerjanya berkeliling ke rumah-rumah, sok ramah tamah dan berniat menjual produknya ke konsumen dengan cara menghasut konsumen agar tertarik dan membeli produknya.Menurut Omend (menuju) Amd (dan insyaALLAH ke S.E).

        Yap, itu adalah definisi q, jawaban reflek dari seorang mahasiswa sering di panggil Omend ini yang jika di tanya, Apa itu Sales atau Salesman. Wah sepertinya konotasinya buruk banget ya, hehe... mungkin Definisi Salesmanship tersebut adalah sebuah flash back dari kejadian-kejadian masa lalu yang tentu saja berhubungan dengan Salesman. bagaimana tidak,masih teringat dengan sekelumit kisah buruk q, dengan para Sales
        Cerita dikit
        "siang hari hanya ada aq dan bapak, datang tiga orang hem putih celana hitam, dua cowok satu cewek (lumayan) bawa alat-alat dapur datang ke rumah q, bla-bla-bla... dengan gaya bicarany mereka yang benar-benar elegan,induktif,deskriptif,persuasif,propokatif, duh pokoknya canggihlah,  kami berduapun terasa tehipnotis, dan ga isa nolak,... maka ter-belilah selang yang aman buat tabung Gas, dan seperangkat alat makan. dan itu terjadi kurang dari 1 jam. lanjut ke endingnya,... Ibu pulang dan berkata :
        Jawa Version : Iki go opo??? elalah pak, gelas'e kie wes okeh, gek piro regane???,, Bla-bla-bla.
        Indo Version : Ini semua buat apa? aduh pak, gelas kita sudah banyak, trus brapa ini harganya??? Blah-blah.
        tanpa merasa bersalah, aq dengar percakapan Ortu, makan lontong  sembari nonton Tipi. hehew,..."

        Dan yang anehnya lagi, kira-kira dua minggu-an setelah kejadian di atas, Ibuk juga membeli sebuah alat Pel lantai (lumayan canggih) karena sekali di tarik aja airnya lagsung keluar, jadi gak usah susah meras airnya, itupun  juga dari Sales yang lagi berpromosi di rumah tetangga. tapi sekarang alat Pel Lantainya rusak. hemm, mungkin dari dua cerita itu aq Definisikan Salesman seperti yang paling atas itu, tapi setelah tadi pagi, dimana sang dosen memberi q, Pencerahan mengenai Arti dari Sales, Salesman, atau Salesmanship dan aqpun mulai belajar, terrtarik dan ingin tahu lebih lanjut akan  profesi itu. dan di bawah ini adalahb kalimat bebera kalimat mengenai Profesi ini :

        [Johny Rusly] yang ahli dalam Inspirasi Bisnis dan juga Manajemen

        "Satu-satunya divisi yang menghasilkan Uang, dalam arti kata sebenarnya, adalah divisi sales. Divisi yang lain bisa menghemat biaya, tetapi tetap tidak bisa menciptakan aliran dana masuk. Fokus pada divisi SALES, dapat memberikan pemasukan yang berkesinambungan bagi perusahaan Anda"

        Definisi kata Sales  ini menurut [ thefreedictionary.com ] kamus online adalah
        “ A man who is employed to sell merchandise in store or in designated territory ”

        Bahasa Indonya  kurang lebih seperti ini
        Seorang pria yang digunakan untuk menjual barang dagangan di toko atau di wilayah yang ditunjuk

        continue reading

        Proses Pengembangan Karyawan

        0 komentar
        Masih berkutat pada tugas dosen gue, hehe... yang sebelumnya yaitu mengenai Pendelegasian Tugas dan masih pada materi kepenyeliaan, sekarang gue share tentang Proses Pengembangan Karyawan.

        Jenis program atau proses pengembangan yang disusun juga tidak mesti harus berupa training di kelas. Ada banyak alternatif program pengembangan lain seperti:
        1. mentoring (karyawan yang dianggap senior dan memiliki keahlian khusus menjadi mentor bagi sejumlah karyawan lainnya)
        2. project/special assignment (penugasan khusus untuk menambah job exposure)
        3. job enrichmnet (memperkaya bobot pekerjaan)
        4. On-the-job training.

        Tahapan berikutnya adalah monitoring dan evaluasi pelaksanaan program pengembangan yang telah disusun. Dalam fase ini, setiap progres pelaksanaan program dimonitor efektivitasnya dan kemudian pada akhir program dievaluasi dampaknya terhadap peningkatan kinerja karyawan yang bersangkutan, dan juga pada kinerja bisnis.

        Serangkaian tahapan di atas — mulai dari fase identifikasi, fase penyusunan program pengembangan dan fase monitoring/evaluasi — sebaiknya dibakukan dalam mekanisme yang sistematis dan tersandar. Sebaiknya disusun juga semacam buku panduan lengkap untuk melakukan serangkaian proses di atas, disertai tools yang diperlukan. Dengan demikian, setiap manajer atau karyawan paham akan apa yang mesti dilakukan.

        Tentu saja, harus ada pengelola dari departemen SDM yang bertugas khusus untuk memastikan bahwa serangkaian proses di atas dapat dilakukan dengan benar dan tertib. Pola semacam inilah yang mesti dilakukan jika perusahaan Anda benar-benar ingin mendayagunakan potensi setiap SDM-nya secara optimal.

        referensi http://rajapresentasi.com/

        continue reading

        Pendelegasian Tugas

        1 komentar
        Sekedar share kepada kalian semua tentang Pendelegasian Tugas, wacana ni juga gue jadikan acuan wat ngerjain tugas kuliah Mata kuliah Kepenyeliaan,
        (dosene aje gile, tugase Uakehe PUoooL).... hehehe peace....

        Pendelegasian Tugas

        A. Pengertian Pendelegasian

        Pendelegasian adalah proses penyerahan tugas dari seseorang kepada orang lain. Pendelegasian merupakan pengambilan keputusan, tugas-tugas mana yang dikerjakan manajer sendiri serta mana yang diserahkan kepada dan dikerjakan oleh orang lain ( karyawan / staf ). Pendelegasian ditujukan sebagai proses pembelajaran kepada karyawan / staf yang lebih yunior, serta pengembangan keperibadian dan tanggung jawab karyawan yang menerima tugas dari pimpinan. Syarat dari penyerahan tugas adalah karyawan / staf yang berkompoten dan dipercaya untuk menerima penyerahan tugas tersebut.

        Pendelegasian bukan semata-mata hanya penyerahan tugas, tetapi juga berikut tanggung jawab pelaksanaannya oleh mereka yang menerima tugas tersebut. Dalam hal ini termasuk otoritas pelaksanaannya walaupun menggunakan atas nama pimpinan.

        Tahapan pendelegasian diawali dengan kegiatan analisis, kemudian janji, briefing, control dan evaluasi. Dalam tahapan analisis maka atasan memilah tugas apa saja yang didelegasikan kepada bawahannya. Hal ini penting dilakukan agar tugas yang dipilah sesuai dengan kebutuhan pengembangan organisasi. Kemudian atasan melangkah pada tahap janji untuk menentukan siapa bawahan yang menerima pendelegasian tugas. Setelah menentukan siapa yang diberi tugas, maka atasan wajib menjelaskan secara rinci tentang jenis tugas yang diberikan dalam suatu briefing. Hal ini penting agar pada saat pelaksanaan tugas tersebut bawahan tidak mengalami distorsi pekerjaan. Pada saat pelaksanaan pendelagasian tugas berjalan, atasan tetap wajib melakukan pematauan dan pemotivasian pada karyawan. Hal ini penting untuk menghindari deviasi pencapaian tujuan dari pendelegasian. Pada tahapan akhir dilakukan evaluasi dalam bentuk mereview dan hasilnya dipakai untuk memperbaiki pendelegasian tugas.

        B. Apa yang didelegasikan

        Jenis dan tugas yang didelegasikan dari pimpinan kepada karyawan / staf adalah beragam, bergantung pada tujuan, sifat dari tugas, periode waktu dan kompetensi dari penerima tugas. Contoh : Tugas rutin, tugas yang mudah., tugas yang menyita waktu, tugas yang tidak mendesak, dan bagian-bagian tugas yang tidak rumit.

        C. Mengalokasikan tugas

        Pertimbangan aspek tanggung jawab ketika memutuskan kepada siapa tugas diberikan memiliki porsi perhatian yang lebih besar dibanding sekedar pertimbangan kompetensi karyawan penerima pengalihan tugas. Untuk itu dalam pemilihan karyawan / staf , pimpinan harus mempertimbangkan aspek tanggung jawab, selain penguasaan pengetahuan serrta ketrampilan seseorang, selain itu pilihlah mereka yang relative dengan mudah mampu menjalankan tugas setelah menjalani pelatihan atau kursus.

        D. Pendelegasian terstruktur

        Sebelum pendelegasian dilakukan, para karyawan / staf hendaknya memahami apa saja yang akan didelegasikan dan apa alasannya. Pimpinan harus mengetahui dengan tepat mengenai batasan kekuasaan sehingga inidvidu dapat menjabarkan gambaran tugas, konteksnya dan tempatnya dimana. Klarifikasikan bagaimana pimpinan akan menyelia tugas dan menilai kinerja karyawan / staf. Bersiaplah untuk menyesuaikan dengan gaya pimpinan artinya suatu kepercayaan diri yang meningkatmungkin saja dapat menjadi kekuatan bagi seorang staf untuk mampu mengungkapkan emosinya karena keterlibatan pimpinan yang berlebihan.

        Sumber : http://dinkesbonebolango.org

        continue reading